Donasi Via Bank No.REK: 3455-01-019325-53-0 (BRI) a.n EVI SUSANTI atau Via "VOUCHER/PULSA" ke No HP.085720145223 >>Keluhan ANDA dapat di Kirim via mail : makhikbasith@gmail.com atau SMS ONLY (085720145223)

Format Laporan Pembukuan R-Bos SMA 2012


Seiring dengan perkembangan pola pendidikan banyak usaha pemerintah untuk mengupayakan semua wargaya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih baik. Program pemerintah yang terbaru adalah dengan memberikan bantuan BOS kepada Seluruh siswa Tingkat SMA sederajat.

Pada tahun 2012 sekolah tingkat SMA sederajat telah memperoleh bantuan berupa dana R-BOS yang diperuntukan bagi siswa-siswi SMA sederajat. Bantuan ini sangat membantu dan menunjang secara berkesinambungan  terutama bagi anak-anak sekolah yang masuk kategori tidak mampu. berada dalam garis kemiskinan.

Bagi pergurun tinggi telah berjalan program Bidik Misi yang menjaring siswa-siswi dari Lulusan SMA berprestasi tetapi tidak mempunyai biaya dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.

Saya yakin apabila dikelola dengan baik program R-BOS pada jenjang SMA mampu mendongkrak program kerja sekolah dan prestasi siswa asal jangan ada ISTILAH (DIKORUPSI).

Sebagian besar pengelolaan BOS khusus jenjang tingkat SMA sederajat belum begitu menguasai dan memahami cara membuat laporan BOS yang benar dan Tepat sesuai dengan petunjuk dari direktorat pendidikan, baik dalam pembayaran PAJAK, Pengelolaan BUKU KAS, dll.

Sebagai pola awal untuk membantu rekan-rekan bendahara pengelola BOS, saya akan coba share hasil workshop saya di bandung dan ini menjadi acuan laporan saya sekarang.

Silahkan download link dibawah:
- LAPORAN PEMBUKUAN BOS
MATERI PMU DOWNLOAD
PEMBUKUAN PP BENDAHARA
- PERPAJAKAN BAGI BENDAHARA 2012


Ada yang tidak dimengerti silahkan kirim pesan
e-mail : makhikbasith@gmail.com
Hp. 085720145223


 

Slide Draft Kurikulum 2013


Sekarang lagi ramai diperbincangkan perubahan kurikulum KTSP menjadi kurikulum tahun 2013. Saya juga kurang begitu yakin kesuksesan dengan perubahan kurikulum ini.

Banyak perubahan kurikulum KTSP menjadi Kurikulum 2013 yang paling menonjol adalah penghapusannya atau berkurangnya beberapa mata pelajaran khusus SD misalkan dari 10 menjadi 6 mata pelajaran dan SMP mata Pelajaran TIK menjadi mata pelajaran yang terintegrasi dengan mata pelajaran lain.

Salah satu berita yang membuat banyak guru terhenyak adalah adanya penghapusan Mata Pelajaran TIK yang menurut saya sebagai mata pelajaran vital untuk masa depan. Bahkan saya baca berita di negara tetangga pembelajaran TIK merupakan mata pelajaran ayng diprioritaskan. Hal yang membuat saya kagum dari negara tetangga ini dimana sebagaian besar masyarakatnya berwirausaha dengan mengembangkan BLOG.

Kenyataan dilapangan saya sebagai tenaga pendidik SMA menyaksikan bagaimana siswa lulusan SMP yang melanjutkan ke sekolah yang saya ajar belum mampu mengoprasikan komputer dan takut terhadap dunia maya. Fakta Perkembangan yang ada yang mereka kenal hanya Facebook dan Twitter. padahal banyak ilmu pengetahuan yang mesti dipelajari  dunia TIK.

Kini dengan dihapusnya mata pelajaran TIK Jantung berdegup kencang dan saya hanya bisa berpasrah menyaksikan masa depan anak bangsa. (semoga tidak seperti yang saya harapkan).

Apa alasan menteri pendidikan merubah kurikulum yang lama berikut ulasan yang kami dapat :

  •  Konten kurikulum masih terlalu padat yang ditunjukkan dengan banyaknya matapelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak.
  • Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.
  • Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
  • Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum. 
  • Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global.
  • Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru.
  • Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala.
  • Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.

Lebih lengkapnya silahkan Download file powerpoint di bawah ini :


Ada yang tidak dimengerti silahkan kirim pesan
e-mail : makhikbasith@gmail.com
Hp. 085720145223